Senin, 28 Januari 2013


Asal – Usul NINJA
Kemunculan ninja pada tahun 522 berhubungan erat dengan masuknya seni nonuse ke Jepang. Seni nonuse inilah yang membuka jalan bagi lahirnya ninja. Seni nonuse atau yang biasa disebut seni bertindak diam-diam adalah suatu praktik keagamaan yang dilakukan oleh para pendeta yang pada saat itu bertugas memberikan info kepada orang-orang di pemerintahan. Sekitar tahun 645, pendeta-pendeta tersebut menyempurnakan kemampuan bela diri dan mulai menggunakan pengetahuan mereka tentang nonuse untuk melindungi diri dari intimidasi pemerintah pusat. Pada tahun 794-1198, kehidupan masyarakat Jepang mulai berkembang dan melahirkan kelas-kelas baru berdasarkan kekayaan. Keluarga kelas ini saling bertarung satu sama lain dalam usahanya menggulingkan kekaisaran. Kebutuhan keluarga akan pembunuh dan mata-mata semakin meningkat untuk memperebutkan kekuasaan. Karena itu permintaan akan para praktisi nonuse semakin meningkat. Inilah awal kelahiran ninja. Pada abad ke-16 ninja sudah dikenal dan eksis sebagai suatu keluarga atau klan di kota Iga atau Koga. Ninja pada saat itu merupakan profesi yang berhubungan erat dengan intelijen tingkat tinggi dalam pemerintah feodal para raja di jepang. Berdasarkan hal itu, masing-masing klan memiliki tradisi mengajarkan ilmu beladiri secara rahasia dalam keluarganya saja. Ilmu beladiri yang kemudian dikenal dengan nama ninjutsu. Dalah ilmu yang diwariskan dari leluhur mereka dan atas hasil penyempurnaan seni berperang selama puluhan generasi. Menurut para ahli sejarah hal itu telah berlangsung selama lebih dari 4 abad. Ilmu itu meliputi filsafat FUDOSHIN, spionase, taktik perang komando, tenaga dalam, tenaga supranatural, dan berbagai jenis bela diri lain yang tumbuh dan berkembang menurut zaman.
Namun ada sebuah catatan sejarah yang mengatakan bahwa sekitar abad ke-9 terjadi eksodus dari Cina ke Jepang. Hal ini terjadi karena runtuhnya Dinasti Tang dan adanya pergolakan politik. Sehingga banyak pengungsi yang mencari perlindungan ke jepang.sebagian dari mereka adalah jendral besar, prajurit dan biksu. Mereka menetap di provinsi Iga, di tengah pulau Honshu. Jendral tersebut antara lain Cho Giokko, Ikai Cho Busho membawa pengetahuan mereka dan membaur dengan kebudayaan setempat. Strategi militer, filsafat kepercayaan, konsep kebudayaan, ilmu pengobatan tradisional, dan falsafah tradisional. Semuanya menyatu dengan kebiasaan setempat yang akhirnya membentuk ilmu yang bernama ninjutsu.

Bela diri ninjutsu
Gerakan beladiri ninjutsu hanya tendangan, lemparan, patahan, dan serangan. Kemudian dilengkapi dengan teknik pertahanan diri seperti bantingan, berputar dan teknik bantu seperti meloloskan diri, mengendap, dan teknik khusus lainnya. Namun, dalam praktiknya ninja menghindari kontak langsung dengan lawannya, oleh karena itu berbagai alat lempar, lontar, tembak, dan penyamaran lebih sering digunakan. Berbeda dengan seni beladiri lain, ninjutsu mengajarkan teknik spionase, sabotase, melumpuhkan lawan, dan menjatuhkan mental lawan. Ilmu tersebut digunakan untuk melindungi keluarga ninja mereka. Apa yang dilakukan ninja memang sulit dimengerti. Pada satu sisi harus bertempur untuk melindungi, di sisi lain ninja harus mengutamakan kecerdikan saat menggunakan jurus untuk menghadapi lawan. Di sisi lain ajaran ninpo memberi petunjuk bahwa salah satu tujuan ninjutsu adalah mengaktifkan indra keenam mereka. paduan intuisi dan kekuatan fisik pada jangka waktu yang lama memungkinkan para ninja untuk mengaktifkan indra keenamnya. Sehingga dapat mengenal orang lain dengan baik dan mengerti berbagai persoalan dalam berbagai disiplin ilmu.
Di dalam ninpo terdapat teknik beladiri tangan kosong (taijutsu), teknik pedang (kenjutsu), teknik bahan peledak dan senjata api (kajutsu), teknik hipnotis (saimonjutsu), dan teknik ilusi(genjutsu). Pada aliran Togakure Ryu dikenal adanya latihan olah energi yang disebut Kuji Kiri. Prinsipnya adalah penggabungan antara kekuatan fisik dan mental. Penyaluran energi yang tepat dari tenaga kuji kiri dapat bersifat menghancurkan, namun di sisi lain jika digunakan untuk olah pikir dapat digunakan untuk menyelesaikan persoalan yang pelik.
Ninjutsu akan sia-sia jika ninja tidak memiliki mental dan spiritual yang kuat. Untuk itu ninja harus menguasai Kuji-in, yaitu kekuatan spiritual dan mental berdasarkan simbol yang terdapat di telapak tangan yang dipercaya menjadi saluran energi. Simbol di tangan di ambil dari praktik pada massa awal penyebaran agama Buddha. Kuji-in digunakan untuk membangun kepercayaan diri dan kekuatan seorang ninja. Kuji-in mampu meningkatkan kepekaan terhadap keadaan bahaya dan mendeteksi adanya kematian.
Dari 81 simbol yang ada, hanya 9 yang utama, yaitu rin(memberi kekuatan tubuh), hei (memberi kekuatan menyamarkan kehadiran seseorang), Toh (menyeimbangkan bagian padat dan cair pada tubuh), sha (kemampuan menyembuhkan), kai(memberi kontrol menyeluruh terhadap fungsi tubuh), jin(meningkatkan kekuatan telepati), retsu (memberi kekuatan telekinetik), zai (meningkatkan keselarasan terhadap alam), dan zen (memberi pencerahan pikiran dan pemahaman). Seorang ninja akan menjadi master sejati dengan menguasai simbol-simbol ini.
Walaupun terdapat banyak keluarga ninja di Jepang, baru sekitar tahun enam puluhan keluarga ninja baru dapat di dekati oleh orang luar. Pada tahun 1960 televisi jepang menayangkan laporan dokumentasi dan sejarah ninja. Setelah itu salah satu aliran yang dapat membuka diri dan memperkenalkan ninja ke dunia luar adalah aliran togakure-ryu dengan pewaris dari generasi ke 34, masaaki hatsumi,.yang profesi sehari-harinya adalah seorang tabib ahli penyembuhan dan pengobatan tulang. Pada tahun 1978 ninjutsu berhasil di publikasikan dan diajarkan ke amerika oleh stephen k. hayes. Sejak saat itu ninjutsu menjadi cabang beladiri yang paling banyak diminati.


Peralatan ninja

Ninja diharuskan untuk bisa bertahan hidup di tengah alam, karena itu mereka menjadi terlatih secara alamiah untuk mampu membedakan tumbuhan yang bisa dimakan, tumbuhan racun, dan tumbuhan obat. Mereka memiliki metode cerdik untuk mengetahui waktu dan mata angin. Ninja menggunakan bintang sebagai alat navigasi mereka ketika menjalankan misi di malam hari.mereka juga mahir memasang perangkap, memasak hewan, membangun tempat berlindung, menemukan air dan membuat api.
Ninja memakai baju yang menutup tubuh mereka kecuali telapak tangan dan seputar mata. Baju ninja ini disebut shinobi shozoko. shinobi shozoko memiliki 3 warna. Baju warna hitam biasanya dipakai ketika melakukan misi di malam hari dan bisa juga sebagai tanda kematian yang nyata bagi sang target. Warna putih digunakan untuk misi di hari bersalju. Warna hijau sebagai kamuflase agar mereka tidak terlihat dalam lingkungan hutan.
Shinobi shozoko memiliki banyak kantong di dalam dan luarnya. Kantong ini digunakan untuk menyimpan peralatan kecil dan senjata yang mereka butuhkan, seperti racun, shuriken, pisau, bom asap dan lain-lain. Ninja juga membawa kotak P3K kecil tradisional, yang diisi dengan cairan dan minuman. Ninja juga memakai tabi yang mirip sepatu boot. Celah yang memisahkan jempol kaki dengan jari lainnya memudahkan ninja saat memanjat tali atau dinding.
Ninja wanita atau kunoichi yang biasanya bekerja dengan menggunakan kefemininan mereka ketika melakukan pendekatan pada sang target menggunakan manipulasi kejiwaan dan perang batin sebagai senjata mereka. mereka bisa mendekati target dan membunuhnya tanpa jejak. Kunoichi memiliki misi yang berbeda dengan ninja laki-laki. Mereka lebih sering dekat dengan target, sehingga mereka juga lebih sering menggunakan senjata jarak dekat seperti metsubishi, racun, golok, tali, dan tessen. Selain itu senjata-senjata tersebut juga praktis dibawa tanpa kelihatan.
Ninja memiliki senjata dalam berbagai jenis, bentuk, dan ukuran. Senjata yang biasanya dipakai adalah Katana (pedang) dan sering diletakkan di punggung. Senjata lempar seperti pisau kecil, atau cakram berbentuk bintang, dikenal sebagai Shuriken. Peralatan canggih ninja lainnya adalah Sabit berantai yang disebut Kusarigama, kaginawa (jangkar bertali) untuk memanjat dinding, ashiaro untuk membuat jejak kaki palsu agar tidak terlacak saat menjalankan misi, metsubushi (cangkang telur yang diisi dengan pasir dan serbuk logam, biasanya juga kotoran tikus) yang berfungsi untuk membutakan lawan.



Pelatihan
Pada saat anak-anak ninja telah dilatih untuk waspada dan dididik dalam kerahasiaan dan tradisi ilmu mereka. Pada umur 5-6 tahun mereka diperkenalkan dengan permainan ketangkasan dan keseimbangan tubuh. Anak-anak disuruh berjalan di atas papan titian yang sangat kecil, mendaki papan yang terjal, dan melompati semak-semak yang berduri. Pada umur 9 tahun mereka dilatih untuk kelenturan otot. Anak-anak berlatih berguling dan meloncat. Setelah itu anak-anak diajarkan teknik memukul dan menendang pada target jerami yang di ikat. Setelah itu pelatihan meningkat ke seni bela diri tanpa senjata dan setelahnya dasar-dasar menggunakan pedang dan tongkat.
Pada masa remaja mereka diajari cara menggunakan senjata khusus. Melempar pisau, penyembunyian senjata, teknik tali, berenang, taktik bawah air, dan teknik menggunakan alam untuk mendapat informasai atau untuk menyembunyikan diri. Waktu mereka dihabiskan dalam ruang tertutup atau bergelantungan di pohon untuk membangun kesabaran, daya tahan, dan stamina. Terdapat pula latihan gerak tanpa suara dan lari jarak jauh. Mereka juga diajarkan teknik melompat dari pohon ke pohon atau atap ke atap.
Pada masa akhir remaja ninja belajar menjadi aktor dan psikologi melalui tingkah laku mereka sendiri dan orang-orang di sekitarnya. Mereka mulai mengerti cara bekerja jiwa manusia, menggunakan kelemahan orang lain untuk keuntungan mereka. Mereka juga belajar membuat obat-obatan, mendapatkan jalan masuk rahasia ke dalam sebuah bangunan, cara memanjat dinding, melewati atap, mencuri di bawah rantai, mengikat musuh, cara kabur, dan menggambar peta, rute, petunjuk jalan, serta wajah.

Selasa, 22 Januari 2013

The Legend of White Snake


Pada zaman dahulu kala di gunung Er-Mei, hiduplah seekor ular putih dan ular hijau. Ular putih menjelma menjadi seorang gadis yang sangat cantik jelita ,ia bernama Bai Su Zhen. Ular hijau menjelma menjadi seorang gadis pelayan yang cantik,ia bernama Xiao Qing. Mereka datang ke Danau Xi Hu untuk jalan – jalan. Mereka tertarik dengan keindahan alam di sekitar danau. Disana terdapat jembatan Duan-Qiao dan ada seorang pemuda berjalan disana,ia bernama Xu Xian. Bai Su Zhen langsung menyukainya dan jatuh cinta kepadanya. Untuk membantu majikannya, Xiao Qing mendatangkan hujan dan mereka mengambil dahan pohon sebagai payung. Dengan segera Xu Xian mendatangi mereka dan membuka payungnya. Ketika ia melihat mereka berdua,ia memayungi kedua gadis itu dan menanyakan dimana mereka tinggal. Dengan segera Xiao Qing menjawab kami tinggal di rumah dekat Danau Xi Hu.Ada sebuah perahu mendekat. Xu Xian memanggil orang yang ada di perahu tersebut dan membayarnya untuk mengantar kedua gadis ke tempat tinggal mereka. Karena hujan menderas Xu Xian ikut bersama mereka di perahu. Xu Xian tinggal bersama kakak perempuannya. Di perahu mereka berbicara seputar asal usul masing – masing.Bai Su Zhen mulai mengetahui bahwa Xu Xian hanya semata wayang. Berangsur – angsur hujanpun reda. Ketika perahu berhenti diperhentian pertama.Xiao Qing mendatangkan hujan lagi. Xu Xian berkata kepada mereka untuk meminjamkan payungnya dan dia akan mengambil payungnya kembali esok harinya. Xiao Qing mengatakan kepada Xu Xian bahwa ada rumah yang berwarna merah di dekat sana dan itu adalah rumah kami. Esok harinya. Bai Su Zhen membuat rumah merah dengan sihirnya. Xu Xian telah tiba di sana sesuai janjinya. Setelah dipersilahkan masuk,Xiao Qing membuatkan teh untuknya,mereka saling bercakap-cakap. Dan Xiao Qing menanyakan kepada Xu Xian tentang sudah menikahkah ia. Ketika menerima jawaban belum menikah,Xiao Qing mengatakan bahwa Bai Su Zhen juga belum menikah dan menyarankan agar keduanya menikah. Ketika mereka berdua sudah menikah dan upacaranya selesai, ada kepala biara yang bernama Fa Hai, yang mengatur biara budha yaitu biara Jin Shan,ia berpikiran sesuatu dan pada waktu itu apa yang sedang terjadi. Dia berjanji akan menangkap ular putih. Setelah pernikahan mereka,mereka bertiga pergi ke kota Zhen Jiang. Tempat dimana sungai Yangtse yang dimana Bai Su Zhen memberikan suaminya toko obat. Ia menggunakan kekuatan sihirnya untuk menjadikan semua obatnya menjadi mujarab,dan bisnis mereka menjadi sukses. Selain berbisnis mereka juga banyak beramal sehingga semua penduduk sekitar menjuluki mereka berdua sebagai Budha hidup. Fa Hai menemukan Xu Xian dan memberikan peringatan kepadanya bahwa istrinya adalah siluman ular putih. Dia menyarankan agar Xu Xian mencari jati diri istrinya yang sebenarnya. Ketika itu teman karib Xu Xian mengajaknya pergi ke kuil Jin Shan untuk berdoa,sesampainya mereka berdua disana mereka bertemu Fa Hai dan Fa Hai mengajak mereka berdua ke ruangan biksu. Ketika disana Fa Hai membuktikan bahwa istri Xu Xian adalah seekor siluman ular putih dan Xiao Qing adalah seekor ular hijau,ia menggunakan sebuah mangkok pemberian budha dan dimunculkanlah sebuah gambar dimangkoknya tentang proses penjelamaan Bai Su Zhen dari ular menjadi gadis cantik, lalu Xu Xian tidak percaya dan akhirnya Fa Hai mengurung Xu Xian di Pagoda Lei Feng di sebelah kuil Jin Shan. Bai Su Zhen gelisah karena suaminya tidak kunjung pulang dan ia meramal dan ramalannya menunjukkan suaminya dikurung di pagoda Lei Feng. Lalu Bai Su Zhen dan Xiao Qing pergi ke Pagoda Lei Feng. Sesampainya mereka disana mereka bertemu Fa Hai, Bai Su Zhen memohon agar Fa Hai mau melepaskan suaminya. Akhirnya Fa Hai akan melepaskan Xu Xian dengan syarat Bai Su Zhen harus menjemputnya sendiri di Pagoda Lei Feng dengan berlutut sambil berjalan ketika itu Bai Su Zhen sedang mengandung anak Xu Xian dan akhirnya ia bersedia dengan rasa kecewa Xiao Qing memaksa agar majikannya jangan melakukan hal itu tetapi apa daya demi suaminya ia rela melakukan apa saja,di kejauhan Xu Xian berteriak-teriak agar istrinya jangan melakukan hal itu,tetapi istrinya masih tetap melakukan tindakan itu demi membebaskan suaminya. Akhirnya Xu Xian bebas dari pagoda dan mereka bertiga pulang ke toko obat mereka. Suatu hari Fa Hai pergi ke langit dan bertemu dengan raja langit,ia memohon agar diberikan pasukan yang kuat yang akan dikomandainya untuk menangkap siluman ular putih. Ketika itu pula Bai Su Zhen Melahirkan anak laki-laki penerus keluarga Xu,dan Xu Xian pun gembira akan anaknya yang lahir,lalu ia memberikan nama Xu Shi Lin kepada anaknya. Suatu hari Xu Xian ingin membelikan anaknya sebuah topi. Topi yang ia beli mempuyai kekuatan pasukan yang dipimpin Fa Hai dengan segera Bai Su Zhen takluk dengan kekuatan itu. Akhirnya Bai Su Zhen dikurung di bawah Pagoda Lei Feng. Xiao Qing sangat marah dan akan berencana balas dendam kepada Fa Hai dan akan merubuhkan Pagoda lalu menyelamatkan Bai Su Zhen,lalu ia bertapa di gunung Er-Mei. Karena merasa bersalah Xu Xian pergi meninggalkan anaknya dan dititipkan kepada kakak perempuanya lalu ia menjadi biksu dengan niat menolong istrinya dengan bertapa di biara Jin Shan. Setelah 20th lamanya Xu Shi Lin tumbuh dewasa dan ia telah menjadi sarjana kerajaan. Pada saat itu pula ia memohon kepada kaisar agar merubuhkan pagoda Lei Feng agar ibunya bebas,permohonan itu dikabulkan oleh kaisar.Xu Shi Lin bersama rombongan pengawal pergi ke biara Jin Shan untuk menjemput ayahnya,setibanya disana dan bertemu ayahnya ,Shi Lin kecewa karena ayahnya tidak mau pulang sebelum istrinya bebas dari pagoda. Setelah selesai bertapa Xiao Qing pergi ke suatu hutan dan berteme Fa Hai ,lalu mereka bertarung. khirnya Xiao Qing berhasil mengalahkan Fa Hai pada saat itu pula Dewi Guan Yin tiba dan menyuruh Xiao Qing agar ikut bersamanya lalu bertapa di Hutan Bambu Ungu,ia pun menyetujuinya. Setelah Shi lin tiba di pagoda Lei Feng ia bersujud di depan pagoda sambil memohon agar ibunya dibebaskan, ketika para tentara kerajaan akan merubuhkan pagoda, Tuhan tersentuh oleh baktinya Shi lin kepada ibunya, lalu pagoda pun terbuka dan Bai Su Zhen ibunya terbebas. Setelah Xu Xian mendengar kabar tersebut ia pulang dan akhirnya seluruh anggota keluarga yang terpisah selama 20th tlah berkumpul kembali dan hidup bahagia slamanya.

Jumat, 18 Januari 2013

Selama abad pertengahan, khususnya abad 15 sampai abad 17, Eropa berada di bawah bayang-bayang kegelapan dari kebodohan dan takhayul. Sebagian besar orang masih tinggal berdekatan dengan hutan. Dimasa inilah legenda warewolf muncul.



Legenda Warewolf yang pertama tercatat adalah dari desa-desa di Jerman, Colongne dan Bedburg tahun 1591. Sebuah pamflet kuno, menggambarkan sekelompok orang yang sedang memojokan seekor serigala besar, menebasnya dengan pedang dan menusuknya dengan tombak. Tapi serigala itu tidak lari atau berusaha untuk melindungi dirinya, melainkan berdiri dan kemudian berubah menjadi pria setengah baya, dialah Peter Stubbe.



Stubbe diletakkan di roda penyiksaan di mana dia mengaku melakukan pembunuhan terhadap 16 orang dewasa, 2 orang wanita hamil dan 13 orang anak-anak. Sejarah di balik kejatuhannya dalam kejahatan agak aneh. Dia sudah mulai berlatih ilmu sihir ketika ia berumur 12 tahun, dan ia begitu terobsesi dengan ilmu yang ia pelajari, kemudian membuat perjanjian dengan Iblis. Awalnya ia mulai menyerang musuh-musuhnya dengan memakai korset [percaya atau tidak], kemudian setelah beberapa bulan ia menggunakan kedok / topeng serigala dan melakukan perbuatan yang lebih brutal. Dalam keadaan seperti serigala, ia menyerang dan menghisap darah dari leher korban untuk memuaskan dahaganya.
Secara bertahap ketergantungannya terhadap minum darah mulai muncul, bahkan sampai memakan tubuh korbannya dalam keadaan segar, terutama para wanita. Setelah berhasil ditangkap, Stubbe kemudian dibunuh dengan cara disiksa diatas mesin penyiksa dan akhirnya dipenggal. Jaksa dari Bedburg kemudian membangun monumen untuk mengingat kejadian-kejadian mengerikan yang disebabkan olehnya. Para pekerja kemudian meletakan roda tempat ia disiksa di puncaknya dan meletakan kepala Stubbe yang tampak menyerupai kepala serigala diatasnya. Kebrutalan dan kebiadabannya berada diluar pemahaman manusia, dan hanya bisa disamakan dengan prilaku Serigala. Sejak saat itu, orang-orang di zaman itu percaya bahwa manusia yang berada dibawah bayang-bayang serigala itu mungkin, dan mereka menyebutnya Warewolves.

Rabu, 16 Januari 2013


The Octavius

Walaupun sekarang dianggap lebih legenda daripada apa pun, cerita tentang Octavius tetap salah satu yang paling terkenal dari semua cerita kapal hantu. Cerita tanggal kembali ke 1775, ketika dikatakan bahwa sebuah kapal penangkap ikan paus yang disebut Herald sengaja menemukan Octavius mengambang tanpa tujuan di lepas pantai Greenland. Crewmembers dari Herald naik Octavius, di mana mereka menemukan tubuh para awak dan penumpang semua beku oleh dingin arktik.









Paling menonjol, para kru menemukan kapten kapal masih duduk di mejanya, pertengahan menyelesaikan sebuah entri log dari 1762, yang berarti telah Octavius terapung selama 13 tahun. Menurut legenda, ia akhirnya menemukan bahwa sang kapten telah mempertaruhkan untuk membuat cepat kembali ke Inggris dari Timur melalui Northwest Passage, tetapi bahwa kapal telah menjadi terperangkap di dalam es. Jika benar, ini akan berarti Octavius telah menyelesaikan bagian ke Atlantik sebagai hantu kapal, para awak dan kapten lama mati terekspos sampai unsur.

Vampire


Asal Usul


Vampire berasal dari Rumania dan mulai menyebar di Eropa pada abad 16. Vampire atau bisa disebut "Dracula" adalah kisah nyata. Sejarah Dracula berasal dari seorang Raja Rumania pada Abad 15 bernama Vlad Dracul. Vlad Dracul adalah Raja Rumania pada abad 14 yang gemar berperang dan terkenal kejam. Kemampuannya dalam berperang tidak diragukan lagi dilihat dari jumlah peperangan yang dia menangkan. Dipercaya Vlad Dracul mempunyai ritual khusus sebelum memulai peperangan, yaitu meminum dan berendam dengan darah mayat yang berhasil dikalahkannya.




Kekejamannya berlanjut turun temurun kepada penerus generasinya. Adalah Vlad Tepes III yang kemudian dijuluki Dracula karena kekejamannya yang menyamai vlad dracul. Vlad Tepes III (Dracula) hidup pada tahun 1431 dan meninggal pada tahun 1476. Kekejaman Vlad Tepes terkenal dari cara dia menghukum para tawanan dengan cara sadis, yaitu dikuliti dan disula (disula adalah penyiksaan dengan cara ditusuk mulai dari anus dengan kayu sebesar lengan tangan orang dewasa yang ujungnya dilancipkan. Korban yang telah ditusuk kemudian dipancangkan sehingga kayu sula menembus perut, kerongkongan, hingga kepala). Dipercaya kekejaman dan keberhasilan Dracula dalam peperangan disebabkan karena Dracula meneruskan ritual pendahulunya Vlad Dracul untuk mandi dan meminum darah manusia. Hingga perang Salib, Dracula telah membunuh ratusan ribu tawanannya dengan cara disula dan sebagian besar adalah orang islam. Akhirnya di perang salib pula Dracula berhasil dikalahkan oleh sultan Mehmed II, kepalanya dipenggal dan dipersembahkan kepada Turki Ottoman untuk menghargai para korban (warga turki) yang menjadi korban kekejaman Dracula. Namun tidak sampai disitu saja, karena keberhasilan Vlad Dracul dan Vlad Tepes III dalam peperangan banyak pemimpin2 lain ingin mengikuti jejaknya. Akhirnya pada abad 15,16,17 terjadi wabah Dracula (mengikuti ritual Dracula, yaitu mandi dan meminum darah manusia). Dari kebiasaan inilah disebut2 telah lahir spesies manusia baru yang meminum darah. Ada yang percaya keturunan Vlad Dracul masih tersisa sampai sekarang dan masih melanjutkan ritual mengerikan itu. Namun sejarah diatas tidak bisa menjelaskan dari mana datangnya ciri-ciri Dracula seperti berdarah biru, muka pucat, haus akan darah, benci bawang putih, dll. Orang Eropa, khususnya Rumania meyakini bahwa spesies Dracula (keturunan Van Dracul) memang mempunyai ciri-ciri dan fisik yang seperti itu.

Segi ilmiah

Porphyria adalah penyakit kelainan gen dimana para penderita kekurangan enzim glisin yang berfungsi membentuk Heme. Heme adalah komponen hemoglobin yang berfungsi mengangkut oksigen didalam darah. Bayangkan jika Heme kurang dan oksigen tidak terangkut secara sempurna, maka tubuh akan berwarna biru pucat. Karena itu juga para penderita Porphyria tidak bisa terkena sinar matahari, karena sinar matahari bisa membakar kulit mereka. Disamping itu karena kualitas darah yang rendah akibat kurangnya sirkulasi oksigen, maka penderita Porphyria harus mendonor (transfusi) darah secara berkala. Bahkan katanya mereka harus meminum darah itu secara langsung agar darah langsung masuk ke sistem pencernaan dan diuraikan masuk ke dalam aliran darah. Kualitas darah juga ditentukan oleh kadar lemak didalam darah. Bawang putih mengandung suatu zat yang menyebabkan kadar lemak darah berkurang. Mungkin itu juga yang menjelaskan mengapa Dracula benci dengan bawang putih. Dikatakan juga Porphyria merupakan penyakit kelainan yang bisa turun-temurun (penyakit keturunan). Porphyria berasal dari bahasa Yunani, porphura yang artinya warna ungu. Nama ini mengacu pada perubahan warna beberapa cairan tubuh menjadi ungu, salah satunya urin, jadi sesuai dengan gejala/ciri2 penyakit tersebut. Berikut gambar penderita Porphyria